Louis Vuitton Purse Bags

Louis Vuitton Purse Bags, Louis Vuitton Malletier sering disebut sebagai Louis Vuitton atau familiar dengan sebutan LV , adalah rumah mode, brand ritel bonafit dari Perancis yang didirikan dari tahun 1854 oleh Louis Vuitton. Lable LV sering muncul di sebagian besar produknya. Louis Vuitton adalah salah satu brand mode internasional terkenal di dunia. Memperdagangkan produknya melalui butik secara mandiri, department store high class , dan melalui e-commerces dari situsnya. Dan enam tahun secara berturut-turut (2006-2012), Louis Vuitton dianugrahkan sebagai brand termewah dan berharga di dunia .

Mengenali Figur Pendiri Louis Vuitton

Louis Vuitton untuk rumah model serta perusahaan ritel eksklusif asal Prancis ini dibangun oleh seorang pria yang lahir di Anchay pada 4 Agustus 1921 namanya yang sama juga dengan brand-nya, adalah Louis Vuitton. Dia hidup di bawah garis kemiskinan bersama-sama beberapa pekerja kelas bawah di Prancis Timur.

Ayahnya yang namanya Xavier Vuitton ialah seorang petani serta ibunya Coronne Gaillard ialah tukang giling. Tidak ada yang eksklusif dari kehidupan remaja seorang pendiri merek kelas dunia ini. Ditambah lagi semenjak ibunya wafat di saat dia berumur 10 tahun, ayahnya putuskan untuk menikah lagi.

Sesudah ayahnya menikah lagi, tidak banyak yang beralih dari sehari-harinya Vuitton kecuali menolong ayahnya kerja. Sikap ibu tirinya yang begitu keras juga membuat Vuitton yang waktu itu berumur 14 tahun putuskan untuk tinggalkan rumah serta coba mengadu nasibnya di Paris yang memiliki jarak lebih dari 292 mil dari kampung halamannya.

Tahukah sahabat, Louis kecil tempuh perjalanan ke Paris dengan berjalan kaki serta habiskan waktu semasa dua tahun. Tentunya ini tidak gampang buat seorang remaja yang masih tetap berumur di bawah 17 tahun hidup sendiri tanpa ada pekerjaan. Kadang-kadang, dia harus stop berjalan serta kerja sembarangan untuk menjaga hidupnya.

Pas pada tahun 1837, Vuitton datang di Paris serta putuskan kerja magang di satu bengkel pengepakan koper serta kotak yang terkenal di saat itu. Karier ini cukup populer serta dilihat baik, sebab dia berhubungan dengan cara langsung dengan beberapa bangsawan kota ditempat. Vuitton sukses jadi orang penting semasa kerja sebab tahap profesinya termasuk cepat. Semasa kerja dalam tempat ini, Vuitton terus pelajari apakah yang diperlukan beberapa orang kaya dengan keinginan dia dapat mempunyai upayanya sendiri.

Kelahiran Merek Legendaris

Semenjak menikah di tahun 1854 dengan seorang wanita namanya Eelie Priaux, Vuitton selanjutnya buka industri pengepakan sendiri di Rue Neuve des Capucines, Paris. Disini inspirasi itu bermula. Vuitton membuat koper serta tas yang laris keras di pasar. Pada tahun 1858, dianya memperkenalkan satu produk koper datar dengan pinggiran besi serta kayu. Bukan satu koper yang dilapis kulit, koper ini malah dilapis kanvas Trianon abu-abu yang benar-benar kuat, kedap udara, serta kedap pada air. Tidak perlu waktu lama untuk produk ini jadi populer di Paris sebab keefektifannya waktu ditumpuk semasa pelayaran di waktu itu.

Untuk membuat perlindungan hak cipta serta design produk koper kanvas itu, Vuitton turut berperan serta dalam Pameran Universal di Paris di tahun 1867. Vuitton selanjutnya membuat design penambahan berbentuk garis krem serta coklat. Semenjak pameran itu, perusahaan Vuitton terus berubah cepat sampai datang pada tahun 1885, perusahaan membulatkan tekad untuk berekspansi ke Oxford, London.

Bertepatan dengan hadirnya satu produk baru dengan skema Kanvas Damier tertulis “marque L. Vuitton depose” atau bila disimpulkan “brand dagang Louis Vuitton“. Disini satu merek namanya Louis Vuitton dilahirkan. Tetapi tidak selang lama dari itu, Vuitton wafat di tahun 1892 serta perusahaan diarahkan ke putranya yang namanya Georges Vuitton.

Louis Vuitton Purse Bags

Ekspansi ke Pasar Internasional

Georges Vuitton memiliki komitmen untuk selalu meningkatkan usaha ayahnya sampai bisa disaksikan mata dunia. Ini dibuktikannya pada suatu kampanye rasio internasional di tahun 1893 di Chicago World’s Fair untuk memperkenalkan perusahaannya. Satu design tas kanvas monogram yang sampai sekarang ini diketahui untuk keunikan dari beberapa produk Louis Vuitton Purse Bags, sukses dipatenkan di tahun 1896.

Bila Kamu fans Louis Vuitton, kemungkinan akrab dengan design grafis berbentuk quatrefoils serta bunga dengan dominansi warna coklat. Untuk menahan peniruan di golongan beberapa pihak tidak bertanggungjawab, design itu juga dipatenkan. Tidak stop disana, Georges pada tahun yang juga sama berkunjung ke Amerika Serikat untuk mempromokan produk-produkya di sejumlah kota besar seperti New York, Philadelphia, serta Chicago. Georges memperkenalkan produk tas baru namanya Steamer Bag di tahun 1901.

Pas pada tahun 1913, Georges sukses buka Gedung Louis Vuitton di Champs-Elyess yang disebut satu toko beberapa produk tas paling besar di dunia di saat itu. Tidak perlu waktu lama, beberapa toko yang lain sukses dibuka di London, New York, Bombay, Washington, Alexandria, serta Buenos Aires bersamaan dengan diawalinya waktu Perang Dunia I.

Louis Vuitton Purse Bags

Generasi Ke-3 Louis Vuitton

Pada tahun 1930, Georges memperkenalkan satu tas yang spesial dipakai untuk bawa sampanye, dinamakan tas Noe bertepatan dengan rilisnya tas Louis Vuitton Purse Bags Speedy. Pada periode ini terdapat beberapa produk tas baru dari Louis Vuitton yang sukses mengundang perhatian pasar internasional, khususnya untuk memberikan dukungan keperluan waktu perang. Hingga tidak bingung bila beberapa produk tas dari Louis Vuitton banyak dilirik oleh golongan bangsawan. Pada tahun 1936, Georges Vuitton wafat serta diganti putranya yang namanya Gaston-Louis Vuitton untuk generasi ke-3 di Louis Vuitton Company.

Mitos generasi ke-3 dibantahkan oleh Gaston-Louis yang malah sebaliknya bisa meningkatkan perusahaan menjadi yang lebih baik. Dia masukkan produk memiliki bahan kulit seperti tas serta dompet. Dianya mengeluarkan satu tas silinder yang sampai sekarang ini masih cukup terkenal namanya Papillon pada tahun 1966. Gaston sukses mendapatkan penghasilan perusahaan capai 70 juta Franc pada tahun 1977 atau sama dengan US $14,27 juta. Gaston bawa perusahaannya ke Osaka serta Tokyo, Jepang, dengan membangun satu butik Louis Vuitton.

Beberapa tahun paling baik buat perusahaan Louis Vuitton atau yang seringkali disebutkan “LV” ini dimana mereka bisa memperlebar brand-nya sampai ke tanah Asia, diawali pada Taipei, Taiwan di tahun 1983 serta Seoul, Korea Selatan di tahun 1984. Sampai masuk tahun 1988, keuntungan Louis Vuitton sukses bertambah 49% semakin tinggi dibanding tahun awalnya. Hingga pada tahun 1989, 130 butik Louis Vuitton telah dioperasionalkan di beberapa daerah di dunia.

Semenjak Yves Carcelle dipilih jadi presiden LV pada tahun 1992, perusahaan ini ikut memasuki pasar China dengan membangun butiknya di Palace Hotel di Beijing. Koleksi tas kulit Taiga serta Voyager Avec dikenalkan di butik baru itu. Perusahaan LV terus konstan sampai Marc Jacobs jadi Direktur Artistik di tahun 1997.

Awal ekspansi LV ke pasar internasional pada saat generasi ke-2 memang tidak banyak alami masalah. LV memperlihatkan kestabilannya dalam soal pemasaran serta situasi finansial. Ditambah lagi, perusahaan ini sempat merajut kerja sama juga dengan pemerintahan Nazi pada saat Perang Dunia II. Hingga tidak susah buat LV untuk unjuk gigi di dunia model kelas eksklusif di tempat Internasional.

Louis Vuitton Purse Bags

Usaha Penjualan Louis Vuitton

Kompetisi yang ketat di dunia model fashion tentunya sempat menghantui perusahaan Louis Vuitton. Ditambah lagi mulai periode tahun 2001, banyak beberapa produk dari merek lain yang sedang berubah cepat. Untuk menjaga keberadaannya ditengah-tengah intimidasi merek yang tidak kalah eksklusif seperti Hermes serta Gucci, Louis Vuitton punyai taktik sendiri untuk bertahan di pasar.

LV menggamit mode, musikus, serta aktor kelas dunia seperti Jennifer Lopez, Madonna, Keith Richards, Sean Connert, Matthias Schoenaerts, Michelle Williams, Angelina Jolie, Hayden Christensen, Jeniffer Connely, Giesele Bundchen, serta tidak tertinggal David Bowie di program kampanye produk Louis Vuitton Purse Bags.

Tidak main-main, pada tahun 2007, LV mendatangkan bekas pimpinan Uni Soviet, Mikhail Gorbachev, dalam satu iklan dengan Catherine Deneuve serta Steffi Graf. Beberapa rapper populer seperti Bihemia, Kanye Wes, Wiz Khalifa, serta Juicy J ikut juga berperan serta dalam pasarkan Louis Vuitton lewat lagu-lagu mereka.

Di tahun 80-an, memang beberapa produk Louis Vuitton semakin banyak dijual lewat papan-papan iklan tepian jalan besar serta majalah. Tetapi seiring waktu berjalan, perusahaan ini serta membuat iklan bukan hanya tampil di tv saja, dan juga di monitor bioskop. Satu terobosan yang benar-benar inovatif di saat itu.

Merek Paling Punya pengaruh di Dunia

Michael Burke sebagai CEO paling baru di perusahaan Louis Vuitton sukses cetak prestasi dengan bawa LV jadi merek paling punya pengaruh pada tahun 2017 menurut Interbrand, satu perusahaan konsultan brand dagang terkenal di Amerika, Louis Vuitton jadi merek paling atas untuk kelompok produk yang sangat berharga dengan perform finansial yang benar-benar baik. Beberapa data memperlihatkan jika merek ini mempunyai impak besar pada ketetapan customer untuk pilih produk.

Tidak itu saja saja, perusahaan Louis Vuitton sudah pimpin harga pasar dunia untuk perusahaan kelas fashion premium. Ditambah lagi semenjak munculnya produk tas Kusama Pumpkin Minaudiere yang dipasarkan pada harga yang benar-benar membumbung tinggi, yaitu capai US $ 133.400 atau sama dengan Rp. 1,57 miliar. Walau mahal serta eksklusif, tas ini dapat membuat golongan papan atas ikhlas balapan pre order untuk memperoleh edisi kurangnya. Sampai sekarang ini, cuma ada 5 tas sama yang telah dibuat perancangnya, Yayoi Kusama.

Buat kalian yang ingin memburu tas karya Louis Vuitton, seharusnya langsung beli dari butik sah punya perusahaan ini yang telah ada di sejumlah daerah di Indonesia untuk hindari produk palsu. Walau bertambah populer untuk merek yang keluarkan tas, Louis Vuitton banyak juga mendatangkan produk sepatu, baju, serta minyak wangi yang tidak kalah terkenal.

Nah, jadi itu cerita dibalik kesuksesan merek asal Prancis yang banyak digemari golongan sosialita. Dari narasi LV itu, dapat diambil kesimpulan jika sukses itu dibuat serta diperjuangkan, bukan hanya warisan saja. Tinggal bagaimana kalian ingin untuk mengawalinya.